Melek Literasi
Seiring perkembangan zaman, bangsa Indonesia masih bisa dibilang ketinggalan dari segi membaca. Anak-anak yang tidak mencintai membaca, akan berdampak pada pelajaran. Karena akan kurang memahami kontek kalimat dalam bacaan. Oleh karena itu dengan adanya kelas literasi diharapkan dapat menumbuhkan semangat belajar.
Tidak akan sulit jika dilakukan secara bertahap namun pasti. Dengan dukungan dari orangtua dan pihak sekolah yang memfasilitasi kegiatan literasi di sekolah, diharapkan anak-anak nanti sudah siap jika menghadapi musim perlombaan antar sekolah.
Jika hanya mengandalkan waktu KBM maka itu tidak akan cukup. Peran guru pendamping dalam memberikan waktu tambahan atau ekstra bagi murid, maka akan menciptakan suasana atau pengalaman baru di luar KBM.
Diharapkan dengan kegiatan literasi di sekolah, akan menciptakan anak-anak yang berkualitas, mandiri, dan penuh tanggung jawab di rumah maupun di sekolahan. Namun, harus diperhatikan, kegiatan literasi haruslah dibuat yang menyenangkan bagi anak-anak. Supaya ada kesan yang selalu dinantikan kapan harinya lagi belajar literasi. Karena jika belajar asyik maka hasilnya diharapkan bisa membuat anak-anak pun senang.
Sudah saatnya bagi setiap sekolahan untuk menggalakkan kegiatan literasi sebagai tambahan nilai sosial yang tinggi dan kepedulian diri yang besar. Bersikap jujur dalam belajar, tidak mudah menyerah dan dapat menunjukkan sikap peduli terhadap teman.
Dengan karakter anak-anak yang berbeda, maka diharapkan anak-anak bisa mengerti bakat-bakat yang ada dalam diri mereka tanpa malu untuk meng-eksplorenya. Membaca bukan hanya sekadar membaca, menulis bukan hanya sekadar menulis. Jadilah yang memiliki arti sebagai bentuk cinta dan percaya diri.
Salam literasi.
